Misteri di RSTD

Posted on September 7, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

Pada senin pagi yang dingin dan mencekam datanglah serombongan anak koas ke RSTD untuk menjalankan tugas mereka selama 2 minggu disana. Semuanya berjalan lancar pada hari-hari pertama mereka disana hingga peristiwa tak terduga pun terjadi……..

Peristiwa itu dimulai pada hari ke 4 mereka berada disana..

Malam itu 6 orang dari mereka yaitu michael, kala , cinta, diah, yudha dan heriyanto mendapat giliran jaga. Setelah buka puasa, mereka beristirahat di kamar koas sambil menonton serial dr. House MD.

Tiba-tiba terdengar bunyi kuat yang sepertinya berasal dari kamar pasien. Mereka mengira ada pasien yang menjerit kesakitan. Yudha dan heriyanto pun memutuskan untuk memeriksa keadaan di sana. Namun, mereka tidak menemukan apa-apa. Setelah itu heriyanto kembali ke kamar koas sedangkan yudha memutuskan untuk membeli minuman yang dapat menghangatkan badannya karena malam itu sangat dingin dan sepertinya akan turun hujan.

Di kamar koas, cinta, kala dan diah masih asyik menonton ditemani oleh michael yang mulai mengantuk seperti biasanya. Heriyanto pun datang dan menceritakan keanehan yang terjadi. Mereka menjadi sedikit takut apalagi malam itu adalah malam jumat ditambah suasana yang amat mencekam di RSTD.

Sudah 3 jam berlalu yudha belum juga kembali. Mereka menduga yudha sudah pulang karena hujan tengah turun dengan derasnya dan akhirnya mereka memutuskan untuk tidur bersama di kamar koas. Mereka tidur sangat lelap hingga pukul 3 pagi mereka terbangun oleh alarm hp diah yang melantunkan lagu “I’m single ladies-beyonce”. Mereka sengaja bangun awal untuk makan sahur dan Michael pun pergi untuk membeli makanan.

Sudah 1 jam berlalu.. cinta dan diah mulai tidak sabar karena mereka harus sahur hingga tepat jam 4.30 pagi michael datang dengan membawa makanan. Cinta dan diah amat gembira dan mereka ber4 langsung makan dengan lahap tanpa menyadari ketidakhadiran heriyanto.

Tiba-tiba kala bertanya “Dimana heriyanto?”
Mereka pun bingung namun mengira heriyanto pindah untuk tidur di kamar sebelah karena ia masih mengantuk.

***
Jam menunjukkan pukul 8 pagi. Cinta, diah, kala dan michael telah berpakaian rapi dan bersiap” untuk memfollow pasien masing”. Teman mereka yang lain pun telah hadir kecuali yudha dan heriyanto yang belum tampak batang hidungnya. Hari itupun berlalu dengan sangat membosankan. Hingga waktunya MOT di aula pun tiba.. Edja yg menjadi PJ di kelompoknya bertanya-tanya akan keterlambatan yudha. Begitu juga dengan desni yang menanyakan kehadiran heriyanto.

Pukul 12 tepat, maman, edja, suhemi, imran dan ardy pergi untuk sholat jumat.. Para cewek dan michael tetap tinggal di ruang PPDS. Mereka bergosip tentang cinlok yang banyak sekali terjadi di sekitar mereka.

Cana berkata “kok mesti aku sih yg kelen gosipin….? ga ada yg lain apa? Suhemi itu musuh besarku.. dari waktu kuliah dia udah menyiksa aku setiap hari…”

Desni menyahut “ ya gpp lah can dari pada aku digosipin sama si ardy… ck ck ck…”.

Michael hanya terdiam dan tersenyum malu-malu berharap dirinya ikut digosipin…

Irena pun mulai ga nyambung.. “konsul gastro yuk…???”

Nancy langsung menyambung.. “Yukkk….”

Dan mereka pun pergi bersama-sama kala dan micahel untuk makan siang..

***
Pukul 6 sore koas yang jaga pada hari itu, nancy, irena, dan cana.. mereka menunggu kehadiran heriyanto dan yudha yang harusnya mengecor dan menemani mereka jaga hari itu.. hari semakin malam namun mereka belum juga datang…

Cana berkata “tega kali lah orang ni udah jam segini belum datang.. kalo siang hari gpp kita cewek ber3 tapi ini udah mulai malam… aku takut woii kalo ga ada cow…perasaan ku udah gak enak ni..”

Nancy menimpali “heriyanto ni bukannya nemani aku…hahahaha…jangan iri ya woiii…”

Irena pun berkata “cape deh…….”

Hari pun semakin malam dan mereka tetap menunggu di kamar koas sambil mengerjakan lapkas untuk esok harinya.

Tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu ruang PPDS.. Mereka saling melihat satu sama lain dan mengisyaratkan lewat tatapan mata

“aku ga mau nengok woi.. kelen aja lah yg nengok coba”.

Akhirnya irena lah yang selalu mengalah untuk melihat siapakah yg telah mengetuk pintu itu..

Irena pun membuka pintu itu… Dia melihat seseorang yang dikenalinya dan bertanya “Hei.. ada apa? Kok kesini? Mau nemeni aku ya? Hehe…”
belum lagi sempat irena melanjutkan kata”nya.. sebilah pisau telah menusuk perutnya hingga ia pun menjerit kesakitan dan terjatuh ke lantai..

“Aaaaaaaaaaaarrrrrrrgggghh

hhhhhhh……..”

Cana dan nancy terperanjat dan segera berlari keluar kamar..
Mereka ketakutan dan cemas melihat keadaan irena yang tengah bersimbah darah..
Cana pun berlari keluar untuk melihat siapa yg telah melakukan perbuatan itu sedang nancy menemani irena dan mencoba menghentikan perdarahan sambil mencoba bertanya pada irena “siapa yg buat ini ren siapa!!!!!”

Cana yang telah letih berlari mondar-mandir mencari seseorang untuk mendapatkan pertolongan akhirnya menyerah dan kembali ke ruang PPDS.. Dia masuk sambil menjerit-jerit…
“Nancy..Nancy…dimana kau…!! kita bawa dia ke ruang pasien aja.. aku ga liat siapa” di luar sana..”

Di ruang tv cana menemukan irena tidak bernafas lagi…
Dengan panik ia pun menelusuri tiap ruangan untuk mencari nancy sambil menjerit-jerit memanggil nama nancy.

Ketika ia masuk ke dapur..
Ia merasakan ada sesuatu yang menyentuh kepala nya dari atas dan dia pun memandang ke atas, dia melihat sesosok tubuh yang lemah dan tergantung.. kakinya lah yg telah menyentuh kepala cana dengan wajah yang sangat menyeramkan.. Cana terparanjat, suara nya serasa hilang seketika, badanya lemas selemas-lemasnya dan dia pun terjatuh ke lantai,,

***
Keesokan harinya..
Seperti biasa kala dan diah datang lebih awal. Mereka terheran-terheran karena ruang PPDS sangat sepi dan tidak terlihat adanya tanda-tanda koas yang bertugas jaga tadi malam.. dr. PPDS pun mulai berdatangan.. mereka bertanya-tanya dan marah kenapa koas yang jaga malam tidak melaporkan adanya pasbar di ruangan. Kala dan diah telah berulang kali mencoba menghubungi mereka namun tidak ada jawaban..

Hari pun berlalu dengan penuh masalah dan masalah.. mereka telah di cap sebagai kelompok koas yang suka BB… Kala dan cinta semakin resah karena 3 teman mereka yang jarang sekali BB berani untuk cabut jaga malam dan tidak hadir hari itu.. Mereka terus bersungut-sungut dan merasa sangat geram karena harus ber2 saja bertugas di ruang wanita hari itu.…

Pukul 2 siang, tim jaga hari sabtu, nisa, desni, sarah, ardy, suhemi dan edja telah diwanti-wanti oleh PPDS agar tidak cabut dan mereka sudah sangat sibuk dengan adanya pasbar yang bertubi-tubi.. 3 orang pasbar telah masuk sekaligus dan banyak sekali pasien yang gawat.. koas lainnya pun pulang dengan suasana hati yang tidak karuan.. mereka keheranan kenapa 5 orang diantara mereka cabut begitu saja tanpa memberi kabar..

***
Pukul 5 sore sarah dan suhemi sedang berada di ruangan untuk mengawasi keadaan pasien yang sedang gawat. Mereka begitu sibuk dengan folket hari itu..

Ardy yang mulai merasa bosan mengajak desni menemaninya keluar untuk membeli makanan berbuka mereka…

Nisa pun berkata “ cie cie…. Mau beli buka puasa atau mau kencan…?? Hehe…. Kenapa kau ga pigi ama si edja aja..”

Desni pun berkata “hush apa sih kau nisa… cem betoolll aja…udah untung aku mau pergi beliin bukaan buat kita”

Ardi menimpali “ya iya lah nanti kalo aku pigi ama edja berani kalian cewek berdua aja disini? Ga kan….?”

Edja diam saja dan tidak mendengar percakapan mereka karena selalu sibuk mendengarkan musik lewat hp kesayangannya….

Akhirnya ardy dan desni pun pergi berdua……

1 jam pun berlalu hingga ardy dan desni kembali ke rs dengan membawa banyak makanan.
Hari sudah mulai gelap dan sepertinya akan turun hujan hingga suasana disana agak menyeramkan.. Mereka pun melangkah dengan cepat karena sebentar lagi akan tiba waktu berbuka. Setibanya di ruang PPDS, mereka mendapati bercak-bercak darah di lantai. Mereka terkejut dan berfikir bahwa itu adalah ulah edja dan nisa yang ingin menakut-nakuti.. Namun tidak ada tanda-tanda edja maupun nisa di dalam ruangan itu…

Ardy pun berkata “Des, apa mungkin ini semua ada artinya.. liatlah bercak-bercak darah ini sepertinya menuju kearah kamar paling belakang.. mungkin mereka bersembunyi disana.. yuk lah kita kesana gantian kita yg nakut”in mereka..”

Desni hanya terdiam dan mengangguk..
Mereka jalan mengendap-ngendap dan tiba di kamar paling belakang..

Desni langsung berteriak begitu melihat nisa terduduk di lantai sambil bersimbah darah “Aaaa..!!! Nisa,, kau kenapa???”

Nisa hanya diam dan memegang lehernya sambil tercengap-cengap kesusahan mengambil nafas.. lehernya berdarah dan berlubang.. tampaknya ada seseorang yang sengaja menusukkan benda tajam ke lehernya…

Dengan sorot matanya yang begitu ketakutan nisa menunjuk nunjuk kearah luar jendela. Tirai jendela terbuka lebar dan tampaklah sebuah ruangan disana. Ruangan tersebut adalah kamar mayat yang selama ini ditakuti mereka.

Namu tanpa berfikir ardy langsung berlari keluar menuju ke ruangan itu. Desni yang histeris mencoba untuk menolong nisa.. Namun nisa tidak bertahan dan akhirnya ia pun meninggal dunia..

Desni menangis sejadi-jadinya dan ketika ia melihat kearah ruangan yang dimasuki ardy, terdengar suara gaduh seperti dua orang sedang bertengkar…
Satu diantara mereka berteriak panjang dan desni berlari kesana untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Desni pun masuk ke dalam kamar mayat dan “Bummmm!!!!!”, pintu kamar mayat itu tertutup rapat.

***

Adzan magrib pun berkumandang..

Sarah dan suhemi yang dari tadi sibuk berada di ruangan kembali untuk berbuka. Mereka mendapati makanan yang sangat lezat dan minuman yang menggoda telah tersaji di atas meja…

Suhemi berkata “ Wah, cocok kali ni udah lapar kali aku…”

Sarah menjawab “Iya,,, tapi mana yang lainnya apa mereka ga buka? Kok sepi kali ya..”

Suhemi berkata “Mungkin orang itu buka di luar..udah lah kita makan dulu nanti baru kita cari mereka”

Akhirnya mereka pun makan dan minum sepuasnya…

Setelah itu sarah yang merasa kesepian pun mulai main facebook dan mengupdate statusnya …
@rstd *..sepiiii..* sambil mencoba menghubungi nisa dan desni namun tidak ada yang menjawab panggilannya.

Suhemi masuk ke kamar mendapati semua barang bawaan ardy dan edja sudah tidak ada..
Ia pun berkata pd sarah “ Sarah, udah ga ada barang-barang si edja ama si ardy, pasti lah mereka ni pulang dan tinggalin aku jaga sendiri ma cewek-cewek… Memanglah mau kena hajar juga mereka ni..”

Sarah pun masuk ke kamar dan berkata “Ya ampun.. Gimana ini… Barang si nisa dan desni pun udah ga ada lho mi.. tega kali lah orang ni ma aku..aduh ga maulah aku kalo kek gini caranya.. pulang aja yokk.. ”

Suhemi menjawab “ Ya udah lah kita pulang aja biarlah dari pada kita berdua aja malam ini yg jaga.”
Akhirnya sarah dan suhemi pun pulang tanpa menyadari bahwa teman-teman mereka telah terbunuh….

***
Keesokan harinya.. cewek-cewek lah yang bertugas untuk jaga pagi dan jaga siang. Kala, diah, cinta dan sarah telah datang.

Sarah mulai heboh dan berkata “ Woi, aku semalam pulanh, orang si nisa dan desni pun pulang.. Masa aku dibiarin jaga sendiri ma suhemi.. ga maul ah aku… Ardy ma edja pun pulang.. Jahat kali orang tu.. Ku hubungi ga ada dijawab..”

Kala menjawab “Enak kali ya kalian.. jaga pulang pulang.. kami pun mau lah tak jaga…”

Cinta berkata “ Eh, kayaknya ada yg ga beres lah.. masa irena, cana dan nancy pun belum datang juga ampe sekarang..”

Kala menjawab “Aku pun coba hubungi mereka tapi ga ada respon…”

Diah berkata “Udah lah biar aja mungkin mereka lagi malas.. lagian kan waktu itu cana dan irena bilang mereka mau undangan.. kita follow pasien aja lah dulu… Btw aku uda bawa banyak makanan ni.. roti.. pop mie… biscuit.. nanti kita puasa dimana? Mc D atau KFC?? Hahaha….”

Kala pun berkata “Ini lah enaknya jaga sama diah pasti banyak makanan… Best nya…”

Cinta ikut menimpali “ Udah diah udah gendut pun makan terus… Tapi ya seperti kata irena, makanan bisa memperbaiki segalanya…Hahaha..”

Mereka pun melewati hari itu dengan canda tawa hingga pukul 6 sore michael datng lebih awal untuk jaga malam.

Michael berkata “Eh, diyong, kita pergi beli makanan untuk bukaan yuk.. Kalong, cintong mau ikut ga?”
Sarah berkata “iih… aku ga di ajak ya? Gitu kali ya misyel….”

Diah pun berkata “ Udah lah aku dengan misyel aja yg pergi.. biar kalian jaga disini..”

Michael dan diah pun pergi dan kembali dengan membawa makanan. Setelah itu mereka semua makan dengan lahap..

Sehabis makan sarah merasa sangat mengantuk dan memutuskan untuk tidur sambil menunggu jam 8 malam.

Kala, diah dan cinta yang sedang asyik main facebook sambil bergosip di kamar PPDS pun akhirnya tertidur. Entah mengapa mereka sangat mengantuk dan tertidur sangat lelap…

Michael yang kutu buku sedang asyik mendownload e book hingga suhemi, imran dan maman pun datang.

Kemudian diah terbangun karena mendengar suara bercakap-cakap di ruang tv dan ia pun terkejut karena jam telah menunjukkan pukul 10.30 malam.

Diah marah kepada Michael “Mike kok ga kau bangunin kami… acem kami mau pulang udah jam segini…?”

Michael hanya tersenyum dengan matanya yang semakin sempit “ Udah.. kalian tidur disini aja menemani kami..Kayaknya cowok yg lain ga bakal datang.. Cuma aku, suhemi, imran dan maman yang jaga.. Besok pagi aku antar kalian untuk ambil baju.. kita kan udah minggu 2 bisa datang agak lama…”

Diah mau tidak mau setuju saja dengan permintaan Michael..

***
Pukul 12 malam, seorang perawat datang dan mengatakan ada pasien yang membutuhkan pertolongan di ruangan.
Imran ditemani oleh Michael menuju kesana. Tak lama kemudian lampu padam….

Seluruh RSTD dalam kegelapan..

Tiba-tiba terdengar suara seorang wanita yang menjerit kesakitan berasal dari ruang PPDS. Imran dan michael pun segera kembali.

Setibanya di depan pintu, perawat kembali memanggil dan memberitahu bahwa pasien yg gawat sepertinya sudah menuju exit.
Imran meninggalkan micahel disana. Michael masing linglung ditengah kegelapan malam itu.

Muncul lah diah dari balik pintu sambil mengerang kesakitan. Tangannya tersayat dan ia menceritakan ada seorang penyusup yang masuk ke ruang PPDS serta berhasil melukainya sedangkan maman dan suhemi tengah berlari untuk menangkap sang penyusup itu.

Michael bertanya “Kemana mereka pergi?”

Diah pun menjawab “Sepertinya mereka berlari ke arah kamar mayat”

Michael ditemani oleh diah menyusul ke kamar mayat.

Di dalam kamar mayat itu sungguh gelap.. Mata michael belum lagi beradaptasi akan kegelapan itu… Ia melihat ke semua arah sepertinya tidak ada apa-apa disana dan tiba-tiba pintu nya tertutup dengan keras. Darrrrr!!!!

Ia menoleh ke arah pintu dan ia melihat bayangan diah yang sedang berdiri menatap kearah Michael.. Di dalam gelap itu Michael bisa melihat wajah diah yang penuh dengan misteri . Diah tidak pernah terlihat begitu menyeramkan.

“Ha ha ha ha ha ha hahahahahaha……….. “ Suara tawa nya sangat keras dan menggelegar..

Lampu pun menyala dan Michael bisa melihat dengan sangat jelas keadaan kamar mayat itu……

***
Setelah menyelesaikan tugasnya di ruangan, Imran kembali ke ruang PPDS,
pintu nya terbuka lebar dan barang-barang sangat berserakan…

Ia masuk ke kamar PPDS dan mendapati sarah, kala dan cinta masih tertidur lelap.

Ia langsung pergi ke kamar belakang untuk mencari yang lainnya.

Di kamar belakang suhemi telah tergeletak bersimbah darah. Sebilah pisau tertusuk di dadanya. Imran pun mendekati dan mencoba untuk mengangkat jasad suhemi.

Ternyata ada satu jasad lagi di yang tergeletak di bawah tempat tidur yang juga berlumuran darah yaitu maman.

Imran sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Ia langsung menuju ke kamar PPDS untu melihat keadaan ke 3 teman nya yang lain yang tengah tertidur.
Ia mencoba membangunkan ketiganya namun ternyata badan mereka sudah dingin..
Mereka tidak lagi bernafas……………

Semua ini sangat mengerikan hingga Imran tidak bisa berfikir lagi.. Ia terduduk sebentar sambil mengingat bahwa masih ada michael dan diah yang sekarang entah ada dimana.

Kemudian ia keluar dan memberanikan diri untuk mencari diah dan Michael.
Dari arah kamar mayat ia mendengar suara percakapan yang kuat.
Ia pun mendekati suara itu…..

***
Di kamar mayat…
Michael masih kebingungan dengan apa yang dilihatnya.. Mulutnya serasa dikancing.
Ia melihat sosok teman”nya yang telah menjadi mayat dengan kondisi yang sangat mengenaskan… Jasad mereka ditumpuk di sudut ruangan.

Diah masih berdiri di muka pintu dengan senyumnya yang menyeringai..

“Mike… lihat lah teman-teman kamu yang udah aku jadikan boneka itu… belum lagi kamu lihat sarah disana.. Sudah semuanya aku habisi.. Sekarang giliran kamu mike.. Hahhahahahahahaha…………” ujar diah.

Michael yang ketakutan menjawab “ Apa maksud kamu diah? Aku ga percaya ini semua kamu yang lakukan.. Ada apa?? Aku temanmu…”

Diah membantah “ Halah.. Apa pedulimu mike..!!!!!! Kamu sesungguhnya tidak pernah peduli padaku.. Kamu bukan teman mike. Kamu sama saja dengan mereka. Kamu selalu ikut mentertawakan ku. Sungguh kalian tidak pernahmenghargai aku yang telah selalu berkorban untuk kalian..

Diah menangis dan melanjutkan kata-katanya “ Aku ini cuma bahan tertawaan kalian.. Dan disaat aku jatuh cinta kau juga tidak ada teman yang pedulikan perasaan ku…”

Michael menjawab “Apa? Kamu mencintai siapa? Kenapa kamu tidak pernah bilang sama aku? Kamu lakukan semua ini disebabkan oleh cinta? Haduhhh……..”

Diah menjawab “Aku mencintai Imran dengan sepenuh hatiku… Dialah pelita hatiku… Setiap saat aku menunggu kedatangan nya, menunggu ia menyapaku, menunggu ia menanyakan kabarku, namun ia tidak pernah pedulikan aku.. Sampai ia mau menggosipkan dirinya dengan natrah di facebook.. aku sadar sekarang aku tak bisa lagi jadi seorang yang terus menerus mengalah. Begitu juga dengan kalian. Sekarang sudah aku habisi semuanya dan giliran kamu mike. Kamu selalu mengatakan aku ini soulmate mu tapi apa kenyataannya kamu membuat aku terluka mike… kamu lebih mementingkan pujaan hatimu dan melupakan aku sebagai temanmu. Sekarang aku bukan temanmu lagi mike. Kamu harus ikut bersama mereka pergi dari dunia ku. Aku tidak mau orang yang tidak menyayangi aku…. “

Diah lalu mengambil sesuatu dari dalam tas doraemonnya..
Keluarlah sebuah samurai yang sangat menyeramkan..
Diah lalu membuka sarung samurai itu… Dengan kedua tangannya ia menggenggam samurai itu dan mengarahkannya tepat ke leher Michael…

Michael yang masih mematung tidak sanggup untuk melawan dan memilih untuk memejamkan matanya…

Tiba-tiba pintu terbuka lebar…. Darrrrrrrrrrrr!!!!!

Imran berdiri di depan pintu sambil berteriak..

“Diah…!! Hentikan! Apa yang kamu pikirkan? Bukan begini caranya mencintai seseorang. Kamu sudah berbuat kesalahan yang sangat besar diah.. Aku dan teman-teman sesungguhnya tidak pernah bermaksud mengabaikanmu. Namun ini salah diah.. Ini benar-benar kesalahan…Maaf kan aku bila telah menyakiti hatimu..”

Diah terdiam…
Ia terpaku mendengar kata-kata imran..
Ia merasa sangat malu dan merasa bersalah…
Ia menurunkan samurainya dari leher michael dan berkata..

”Imran, aku betul-betul mencintai kamu.. Memang yang aku lakukan ini adalah kesalahan. Maafkan aku… Aaaaaggghhh…..”

Ia pun menusukkan samurai itu ke perutnya.. darah pun mengalir dan diah tergeletak di lantai kamar mayat itu..

Michael dan Imran berlari mendekatinya.. tetapi diah telah tewas..

Begitulah peristiwa tak terduga itu menimpa mereka… Imran dan Michael pun melanjutkan hidup mereka.. Menjadikan ini sebagai pengalaman hidup yang tidak terlupakan….

***THE END***

NB : Cerita ini hanya fiktif belaka dan sama sekali tidak diharapkan menjadi nyata. Nama-nama tokoh adalah suatu kebetulan yang disengaja. Just for fun. Mohon maaf apabila ada yang tersinggung. Dan diharapkan comment sebanyak-banyaknya…. ^^

Hahahahahha…..

Writen by: Kala, Cinta, Desni, Diah
Supported by : Cana, Irena, Nancy, Ardy, Imran, Michael, Suhemi, Edja, Nisa, Sarah, Heriyanto, Yudha dan Maman.


Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Recently on …JUST a pleasure to WRITE…...

Diabetic Ketoacidosis

Posted on September 7, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

SUICIDE

Posted on August 29, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

Dengue Hemoragik Fever (DHF)

Posted on August 29, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

Chronic Obstructive Pulmonal Disease (COPD)

Posted on August 29, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

KLATSKIN TUMOR

Posted on August 29, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA YANG TEPAT UNTUK BAKTERI GRAM POSITIF

Posted on August 29, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

You must be want Him

Posted on July 20, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

Allah Knows

Posted on July 20, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

MENINGIOMA

Posted on July 18, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

STROKE ISKEMIK

Posted on July 18, 2009. Filed under: Uncategorized | Tags: |

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...